You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Kementerian Kesehatan RI-WHO Indonesia Kunker ke PAL Jaya
photo Keren Margaret Vicer - Beritajakarta.id

Kemenkes dan WHO Indonesia Kunker ke PAL Jaya

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bersama World Health Organization (WHO) Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Kantor PD PAL Jaya di Jl Sultan Agung, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Sampel air limbah akan digunakan untuk penelitian dalam program pemberantasan penyakit polio

Kepala Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Kemenkes RI, Zainal Ilyas Nampira menuturkan, dalam kunker ini pihaknya ingin mengetahui pengelolaan serta meminta sampel air limbah dari PD PAL Jaya.

"Sampel air limbah akan digunakan untuk penelitian dalam program pemberantasan penyakit polio. Kami mengambil 500 mililiter air limbah untuk diuji laboratorium," kata Zainal, Rabu (18/10).

PAL Jaya Sosialisasikan Program L2T2 di Lagoa

National Professional Officer World Health Organization (WHO) Indonesia, Sidik Utoro menuturkan, pihaknya ingin melihat langsung demonstrasi pengambilan contoh air limbah di PAL Jaya untuk diperiksa apakah terdapat virus polio.

"Virus polio bisa disebabkan dari tinja, sehingga pengawasan dan penelitian perlu rutin dilakukan. Sampai saat ini belum ditemukan adanya virus polio dari air limbah di sini," terangnya.

Sementara, Direktur Utama PD PAL Jaya, Subekti mengungkapkan, dirinya menyambut baik adanya kunker dari Kemenkes RI dan WHO Indonesia.

"Kami terbuka dengan instansi pemerintah maupun Non Goverment Organization (NGO) untuk bekerjasama mewujudkan sanitasi sehat di Ibukota," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1186 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1169 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye953 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye940 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye850 personBudhi Firmansyah Surapati